Artikel PDF

Arwinda Nugraheni1), Renti Mahkota2), Asri C Adisasmita2)

RRISK FACTOR OF CONVULSIVE STATUS EPILEPTICUS AS A PREDICTOR OF CONVULSIVE STATUS EPILEPTICUS

ABSTRACT

Background:Early neonatal death is a contributor to infant and perinatal mortality that is an indicator of well-being and health degree in the nation. Infant and perinatal mortality rate in Indonesia is still higher than other Asian countries. Complications during pregnancy may be a strong factor of early neonatal death. This study want to determine how much influence and PAR (Population Atrributable Risk) of complication during pregnancy to early neonatal death in Indonesia after adjusted all confounding.

Methods: This study used the cross-sectional design study with complex samples cox regression to multivariat analysis. There were 13893 respondents from 33 provinces in Indonesia were taken by stratified two-stage cluster sample technique.

Results: The results indicated that there were effect modification of complication during pregnancy and birth weight to early neonatal death. This study created two fixed models in multivariat analysis. In the first model, PR complication during pregnancy with birth weight <2000 gr was 28,74 (95%CI 10.21-81.02) PAR 13.92%, complication during pregnancy with birth weight ≥2000 gr was PR 1,03 (95%CI 0.32-3.34) PAR 11.94%. In second model, only proven premature has significant to be early neonatal death risk with PR 3,98 (95%CI 1.36-11.63) PAR 8,1%.

Conclusion: Goverment and communitycan improve efectiveness of Antenatal care to reduce complication during pregnancy and premature.

Keywords: complication during pregnancy, early neonatal death, IDHS 2007

ABSTRAK

Latar belakang: Kematian neonatal dini merupakan penyumbang kematian bayi dan perinatal yang merupakan indikator derajat kesejahteraan dan kesehatan bangsa. Angka kematian bayi dan perinatal di Indonesia masih tergolong tinggi dibanding negara Asia lainnya. Komplikasi kehamilan diduga menjadi faktor kuat kematian neonatal dini. Penelitian bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh adanya komplikasi kehamilan dan setiap jenis komplikasi kehamilan serta ingin mengetahui PAR (Population Attributle Risk) terhadap kematian neonatal dini di Indonesia pada anak yang lahir 2002–2007 terhadap kematian neonatal dini setelah dikendalikan seluruh confounding.

Metode: Desain studi yang digunakan dalam penelitian ini adalah crossectional dengan analisis multivariat complex sample cox regression. Sampel penelitiansebanyak 13893 dari 33 provinsi Indonesia yang diambil dengan metode Stratified two-stage cluster design. Hasil: Hasil analisis menunjukkan komplikasi kehamilan terhadap kematian neonatal dini dimodifikasi oleh berat lahir. Peneliti membuat dua model untuk membuktikan pengaruh komplikasi kehamilan terhadap kematian neonatal dini. Pada model pertama, PR komplikasi kehamilan terhadap kematian neonatal dini pada strata berat lahir <2000 gram sebesar 28,74 (95%CI: 10,21-81,02) PAR

13,92%, pada stratum ≥2000 gram sebesar PR 1,03 (95%CI: 0,32-3,34) PAR 11,94%. Pada model kedua, PR prematuritas memiliki risiko tertinggi PR 3,98 (95%CI 1,36-11,63) dengan PAR 8,1%.

Simpulan : Pemerintah dan masyarakat dapat meningkatkan efektivitas ANC untuk penurunan komplikasi kehamilan dan prematuritas.

Kata kunci: Komplikasi kehamilan, kematian neonatal dini, SDKI 2007

Leave a Reply