Artikel PDF

Henni Kusuma

ABSTRACT

Background: HIV / AIDS is a chronic and progressive so broad impact on all aspects of life whether physical, psychological, social, and spiritual sufferers. Various factors can affect the quality of life among patients with HIV / AIDS which gender, age, education level, marital status, occupation, economic conditions, long suffering from the disease, stage of disease, psychosocial problems (depression), and family support. The purpose of this study was to identify factors that can affect the quality of life of patients with HIV / AIDS.

Methods: This study used a cross-sectional study design with a sample of 92 respondents using purposive sampling. For collecting data, this research used structured instrument about factors which impact to QOL and QOF for HIV/AIDS patients. Data analyzed with chi-square test and multiple logistic regression.

Results: The results showed the majority of men (70.7%), highly educated (93.5%), work (79.3%), unmarried (52.2%), high income (68.5%), advanced disease stage (80.4%), depression (51.1%), non-supportive family support (55.4%), and poor quality of life (63.0%). From the results of correlation analysis at alpha 5% found any significant relationship between depression, family support, gender, education, marital status, occupation, income, and the clinical stage of disease with quality of life (p = 0.000; p = 0.000; p = 0.009 ; p = 0.048; p = 0.021; p = 0.047; p = 0.041; p = 0.000). Furthermore, the results of logistic regression test showed respondents with depression and perceived non-supportive family support at risk to have a poor quality of life after being controlled by sex, marital status, and stage of disease. In addition, it is also known that family support is the most dominant factor related to quality of life with OR = 12.06.

Conclusion: Recommendations from this study is necessary interventions to empower families to continue to provide support to HIV / AIDS patients. In addition, prevention and treatment of depression problem also needs to be done in order to improve the quality of life of patients with HIV / AIDS.

Key words: quality of live, HIV/AIDS

ABSTRAK

Latar belakang: Penyakit HIV/AIDS bersifat kronis dan progresif sehingga berdampak luas pada segala aspek kehidupan baik fisik, psikologis, sosial, maupun spiritual penderitanya. Berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien HIV/AIDS diantaranya yaitu jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, status marital, pekerjaan, kondisi ekonomi, lama menderita penyakit, stadium penyakit, masalah psikososial (depresi), dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor- faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien HIV/AIDS.

Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan studi potong lintang dengan sampel sebanyak 92 responden dengan teknik purposive sampling. Adapun pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup dan kualitas hidup pasien HIV/AIDS. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Regresi Logistik Berganda.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pria (70,7%), berpendidikan tinggi (93,5%), bekerja (79,3%), tidak kawin (52,2%), berpenghasilan tinggi (68,5%), stadium penyakit lanjut (80,4%), depresi (51,1%), dukungan keluarganya non-supportif (55,4%), dan

kualitas hidup kurang baik (63,0%). Dari hasil analisis korelasi pada alpha 5% didapatkan ada hubungan yang bermakna antara depresi, dukungan keluarga, jenis kelamin, pendidikan, status marital, pekerjaan, penghasilan, dan stadium klinis penyakit dengan kualitas hidup (p=0,000; p=0,000; p=0,009; p=0,048; p=0,021; p=0,047; p=0,041; p=0,000). Selanjutnya, hasil uji regresi logistik menunjukkan responden yang mengalami depresi dan mempersepsikan dukungan keluarganya non-supportif beresiko untuk memiliki kualitas hidup kurang baik setelah dikontrol oleh jenis kelamin, status marital, dan stadium penyakit. Selain itu, diketahui pula bahwa dukungan keluarga merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kualitas hidup dengan nilai OR=12,06.

Simpulan: Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlu dilakukan intervensi untuk memberdayakan keluarga agar senantiasa memberikan dukungan pada pasien HIV/AIDS. Selain itu, upaya pencegahan serta penanganan terhadap masalah depresi juga perlu dilakukan agar dapat memperbaiki kualitas hidup pasien HIV/AIDS.

Kata kunci: kualitas hidup, HIV/AIDS

Leave a Reply