(Studi kasus di Poli Reumatik RSUP Dr. Kariadi Semarang)

Anita Virgiyanti 1). Suyanto Hadi 2)

ABSTRACT

Background: One of knee osteoarthritis (OA)’s risk factors is biomechanic load. Biomechanic load as a risk factor has been explained. A study reported that mechanic increased the risk of knee OA. The aim of this study was examining the relationship between biomechanic load and the risk of knee OA in patients of Rheumatologic Department Kariadi Hospital Semarang.
Methods: An observational analytic study with case control design compared 35 cases with knee OA (clinically and radiographically diagnosed as knee OA based on Altmann 1991 criteria) with 35 control group, matched for age and gender. Biomechanic load restrictions are weight of load (Kg), frequency of working with heavy load (times/day), duration of working with heavy load (years), geographical condition of working with heavy load (hilly or plain area). The data were collected using questionnaires. Epi info 6 & SPSS for Windows Release 13.0 were used for statistical analysis. Chi Square were used for nominal data. Odds Ratio (OR) were used to decide the risk factors.
Results: The OR of biomechanic was 3.33 (95% CI=0.86-18.85) with p=0.096. The OR of working with standing was 2.25 (95% CI=0.63-10.00) with p=0.267. The OR of knee trauma was 3.00 (95% CI=0.75-17.23) with p=0.149. The OR of working with cycling was 2.00 (95% CI=0.62-7.46) with p=0.302. The OR of working with walking was 1.00 (95% CI= 0.30-3.34) with p=0.789.
Conclusion: There were no significant differences between cases and control for the risk factors of working with biomechanic load, working with standing, knee trauma history, working with cycling and working with walking

Key Words: knee osteoarthritis, biomechanic load, knee trauma

ABSTRAK

Latar belakang: Beban biomekanik sebagai faktor risiko Osteoartritis (OA) lutut telah diteliti sebelumnya oleh para ahli. Satu studi menunjukkan bahwa faktor risiko mekanik merupakan faktor risiko penting dalam terjadinya osteoartritis lutut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui beban biomekanik sebagai faktor risiko terjadinya OA lutut pada pasien rawat jalan di Poli Reumatik RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Metode: Penelitian analitik observasional dengan rancangan kasus kontrol pada 35 penderita OA lutut yang memenuhi diagnosis klinik radiologik menurut kriteria Altman (1991), dan 35 pasien yang tidak menderita OA sebagai kontrol. Setiap kasus dicarikan satu kontrol pasangannya, disetarakan menurut jenis kelamin dan umur. Batasan beban biomekanik; berat beban yang diangkat (Kg), frekuensi per hari mengangkat beban (kali/hari), lama bekerja dengan beban (tahun), serta kondisi geografi saat mengangkat beban (pegunungan atau datar). Data primer dari kuesioner diolah menggunakan program SPSS for Windows Release 13.0 dan Epi Info 6. Uji Chi square untuk data nominal dan penghitungan OR untuk mengetahui besarnya risiko dari faktor risiko.
Hasil: Faktor risiko biomekanik memiliki OR=3,33 (CI 95%=0,86-18,85, p=0,096). Faktor risiko bekerja dengan berdiri memiliki OR=2,25 (CI 95%=0,63-10,00, p=0,267). Faktor risiko trauma lutut sebelumnya memiliki OR=3,00 (CI 95%=0,75-17,23, p=0,149). Faktor risiko bekerja dengan bersepeda memiliki OR=2,00 (CI 95%=0,62-7,46, p=0,302). Faktor risiko bekerja dengan berjalan memiliki OR=1,00 (CI 95%=0,30-3,34, p=0,789).
Simpulan: Faktor risiko bekerja dengan beban biomekanik, bekerja dengan berdiri, trauma lutut sebelumnya, bekerja dengan naik sepeda, dan bekerja dengan berjalan jauh, antara kelompok kasus dan kontrol berbeda tidak bermakna.

Kata Kunci: beban biomekanik, trauma lutut, osteoartritis lutut

Leave a Reply